Showing posts with label Finance. Show all posts
Showing posts with label Finance. Show all posts
Dalam membangun sebuah keluarga, banyak hal yang harus dipenuhi dan dipersiapkan agar anda dapat menjalankan kehidupan berkeluarga yang baik dan bahagia. Dalam bidang keuangan, banyak uang dan biaya yang harus dikeluarkan saat anda memiliki anak yang membutuhkan pembiayaan.

Jika penghasilan anda tidak mencukupi semua kebutuhan itu, anda harus bisa mencari pemasukan tambahan untuk kelangsungan keluarga anda. Berikut ini adalah kiat – kiat yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan pemasukan tambahan.
  1. Bekerja pada orang lain. Jika anda memiliki pekerjaan, anda akan bisa mendapatkan gaji dan pemasukan rutin setiap bulannya. Dengan bekerja kepada orang lain, anda akan bisa mencoba untuk memenuhi kebutuhan yang sebelumnya belum bisa tercukupi. Penghasilan rutin ini akan menjadikan beban hidup anda lebih ringan. Banyak orang yang merasa nyaman dan puas setelah mendapatkan uang dengan cara bekerja kepada orang lain.
  2. Mencari pekerjaan sampingan. Saat anda sudah memiliki pekerjaan yang tetap, namun uang yang anda hasilkan masih belum bisa memenuhi kebutuhan, anda bisa mencoba mencari pekerjaan sampingan. Pekerjaan sampingan ini bisa berupa pekerjaan yang berbagai macam. Walaupun gaji yang dhasilkan dari pekerjaan sampingan ini tidak sebesar pekerjaan inti anda, namun ini bisa menjadi pemasukan baru yang akan membuat kebutuhan anda tercukupi. Pekerjaan sampingan ini banyak menjadi pilihan orang – orang.
  3. Membuka usaha mandiri. Cara ini mungkin merupakan cara yang paling banyak dilakukan oleh orang – orang. Dengan bermodal kecil, anda sudah bisa membuka usaha kecil – kecilan yang akan membuat pemasukan anda setiap bulannya bertambah. Semakin banyak orang yang membuka usaha mandiri ini dan meramaikan pasar usaha yang ada. Walaupun dengan modal yang tidak terlalu besar, anda tetap memiliki peluang untuk mendapatkan pemasukan yang besar.
  4. Menginvestasikan barang berharga anda. Investasi barang yang berharga akan bisa mendatangkan keuntungan. Uang atau benda – benda berharga adalah barang – barang yang bisa anda investasikan. Dengan jalan investasi ini, anda bisa mendapatkan uang dan pemasukan yang lebih banyak. Ada banyak jenis investasi yang bisa anda coba lakukan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan financial anda. Saat ini semakin banyak macam investasi yang mampu mendatangkan keuntungan yang lebih.
(source image: google.com)
(source article: http://m.perempuan.com/detail/tips-menambah-pemasukan-keluarga) 

Ada pepatah yang mengatakan "hemat pangkal kaya", ini maksudnya apabila kita rajin menyimpan banyak uang dan hidup sederhana tidak berlebihan maka pada akhirnya kita akan dapat menikmati hasil yang membahagiakan.

Berikut ini adalah beberapa tips menabung uang yang mungkin berguna bagi anda :
  1. Menabung di Bank Yang Terpercaya. Menabung di bank mungkin akan memberikan kita keuntungan bunga bank atau bagi hasil usaha karena uang yang kita setorkan digunakan pihak bank untuk investasi.
  2. Simpan Uang Receh Anda Yang Tidak Terpakai. Ketika punya banyak uang receh sebaiknya sebagian anda simpan di suatu tempat yang aman dari tangan-tangan jahil termasuk tangan jahil anda sendiri.
  3. Jangan Menabung Uang Terlalu Banyak (Investasi). Batasilah menabung uang dalam bentuk cash dalam tabungan biasa atau deposito agar uang yang anda miliki tidak terus berkurang nilainya dimakan waktu dan inflasi walaupun secara nilai uang anda terus bertambah dari waktu ke waktu. 
  4. Hilangkan Emosi Sesaat, Gaya Hidup Boros Dan Gengsi Anda. Hidup sederhana adalah kunci kebahagiaan. Hidup yang terlalu glamour, penuh gengsi, suka pamer kekayaan, senang dipuja-puji orang lain, dan sebagainya hanya akan menjerumuskan anda pada kebodohan dan kemiskinan di masa mendatang. Jadilah orang yang low profil / rendah diri tetapi bila orang lain tahu kenyataan pada diri anda maka orang itu akan terkagum-kagum.
  5. Lakukan Perencanaan Hidup Yang Matang. Buatlah tahapan-tahapan dalam hidup anda secara mendetail serta nilai uang yang dibutuhkan untuk menggapainya seperti untuk sekolah, kuliah, mencari pekerjaan, menikah, membeli kendaraan, berobat, biaya sekolah anak, biaya makan, rekreasi, membuka usaha dan lain sebagainya. Dengan begitu anda akan semakin bijak dalam melakukan pengeluaran setelah tahu seberapa besar dana yang anda butuhkan kelak.
Jadi mau pilih mana? Masa depan sengsara atau masa depan bahagia?

(source: http://www.cigna.co.id/id/html/customer_care/tips_and_advices/financial_related_cara_menabung_dan_hidup_hemat.html)
Di artikel kali ini kami akan bicara mengenai beberapa tips dan strategi dari berbagai peluang bisnis dan usaha baik itu bisnis rumahan, usaha perorangan maupun yang sudah kelas industri rumah tangga supaya bisa lebih baik dalam menjalankannya.

Memang memulai sebuah bisnis tentu saja banyak kendalanya. Kendala tersebut bisa disiasati dengan perencanaan dan juga strategi serta naluri bisnis yang terlatih. Namun bagaimana jika bisnis usaha kita baru berjalan dibawah 5 tahun? tentu saja masih bisa dibilang usia dini, ada yang baru 3 bulan, 1 tahun bahkan 2-4 tahun dan semua pastinya ada suka dan dukanya.

Pelu diketahui juga bahwa ada pendapat yang menyatakan bahwa 70% dari bisnis skala kecil rumahan/perorangan dan industri rumah tangga gagal dalam tahun pertama operasinya. Dan sekitar 30% juga akan mengalami kendala dan terseok-seok ditahun keduanya. Dan dari 30% yang di tahun kedua bertarung untuk bertahan dan berkembang sekitar 10% saja yang bisa masuk tahun ketiga. Dan yang beruntung di tahun ketiga adalah hanya 5% saja, konon seperti itu, dan yang memetik kesuksesan yang dibawah 5% itu tadi hehehe. Namun itu tidak bisa menjadi patokan mutlak dan pematah semangat bagi kita untuk tumbuh dan berkembang. Dari data dan pendapat itu sebaiknya kita lebih gigih  dan lebih kreatif untuk selalu bisa fight dan bertahan serta lebih maju dalam memanfaatkan peluang usaaha tentunya.


  1. Perencanaan Bisnis Usaha. Ada sedikit lelucuon dan juga pendapat bahwa jika kita ingin memulai usaha jangan hanya rencana-rencana terus.. take action segera dong .. ada benarnya juga sih, jangan sampai kita hanya membuat rencana tapi tidak ada sama sekali tindak lanjutnya, maka rencana itu bisa dibilang gagal total karena tidak terlaksana. Tipsnya adalah jalankan bisnis yang memang sudah diniati dan sambil jalan silahkan koreksi dan sempurnakan rencana-rencana yang bisa diambil ditengah perjalanan usaha anda. Memang peluang usaha itu terkadang tidak datang sekonyong-konyong oleh karena itu ambilah segera peluangnya dengan disertai perencanaan yang baik.
  2. Modal. Apakah anda mulai membangun bisnis dengan modal kantong sendiri? jika iya kebanyakan pelaku bisnis skala kecil menengah akan terbatas jumlah modal yang dimilikinya karena sumber hanya dari kantong sendiri. Selain itu bisa juga sebenarnya modal dari investor, namun yang perlu di ingat bahwa dari mana saja modal itu entah dari kantong sendiri atau modal investor yang sedang menangkap peluang bisnis dan berani memodali anda, maka aturlah dana tersbeut dengan sebaik-baiknya. Hindari perluasan biaya operasional yang keluar dari rencana bisnis semula, lakukan cek setiap saat keuangan anda ketika bisnis sedang berjalan, setiap pengeluaran sebaiknya diamankan dalam artian anda harus merinci detailnya dan pakailah sesuai dengan yang diperlukan saja sesuai rencana bisnis yang sudah anda buat sebelumnya.
  3. Penghematan Biaya. Salah satu kata kunci dari pengamanan sebuah modal usaha adalah "penghematan". Sebaiknya kita perlu menghindari semua biaya yang memang tidak diperlukan dengan menghindari tambahan biaya operasional atau biaya lainnya. Pakailah strategi kulakan ditempat yang memberikan diskon apabila anda mengambil produk pihak lain (tidak memproduksinya sendiri). Semua pengeluaran harus disesuaikan dengan rencana bisnis yang telah dibuat dan tidak melebar kemana-mana.
  4. Kepuasan Pelanggan. Tahukah anda bahwa kepuasan konsumen itu menjadi salah satu kunci bagi kesuksesan bisnis anda juga lho. Oleh karena itu berikan kepada konsumen sebuah produk atau servis yang luar biasa atau yang terbaik. Jika produk anda memungkinkan memberikan layanan tambahan silahkan berikan jangan ragu-ragu selagi itu masih masuk dalam anggaran anda dan tidak membuat rugi bisnis anda. Garansi yang baik dan juga pelayanan yang ramah akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan atau konsumen akan menjadireturning user (pelanggan loyal) anda nantinya.
  5. Pelanggan Produktif. Masih ada hubungannya dengan poin diatas mengeani kepuasan pelanggan. Pelanggan yang produktif adalah pelanggan yang secara kontinyu atau berkala memanfaatkan servis atau membeli produk dari bisnis anda, maka berikan fokus dan pelayanan yang lebih atau extra buat mereka. Karena pelanggan yang produktif jelas akan memberikan keuntungan yang secara berkelanjutan, apapun peluang bisnis dan usaha yang sedang anda jalankan.
  6. Koneksi Konsumen. Poin ini juga masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya, bahwa pelanggan yang produktif dan pelanggan yang puas akan produk dan servis layanan yang anda berikan adalah jalan untuk anda lebih menjalin koneksi ke banyak calon konsumen lainnya melalui pelanggan tersebut. Mintalah mereka untuk mereferesnikan produk atau jasa anda, berikan diskon khusus bagi pelanggan yang bisa memberikan koneksi konsumen baru. Hal-hal seperti ini juga penting, karena marketing getok tular (info dari satu orang ke orang lain) akan lebih efektif dan lebih bisa dipercaya. Oleh karena itu tidak ada salahnya dan malah lebih bagus jika kita menjalin koneksi dengan mereka.
  7. Promosi dan Iklan. Untuk urusan periklanan dan promosi produk anda saya rasa sudah anda tentukan sejak perencanaan awal mau di iklankan kemana produk atau jasa yang sedang anda jual. Iklan saat ini begitu lebih mudah dibanding dahulu kala, apapun itu jenis peluang usaha atau peluang bisnis yang anda ambil. Anda bisa beriklan di internet melalui iklan baris gratis atau berbayar, melalui sosial media seperti facebook dan juga twitter, lalu iklan braris di koran saya rasa juga akan cukup membantu memperkenalkan produk atau jasa yang sedang anda jual.
(source: http://nekatusaha.blogspot.com)

  1. Miliki dan tetapkan rencana keuangan keluarga. Bermimpilah, karena semua berawal dari mimpi.
  2. Carilah cara terhemat dari setiap rencana pengeluaran yang akan kita lakukan, dengan tetap mendapatkan jasa atau barang dengan kualitas yang sama.
  3. Rencakana pengeluaran keluarga di masa yang akan datang, seperti biaya pendidikan anak, pembelian rumah, naik haji, atau dana pensiun.
  4. Sesuaikan pengeluaran dengan besarnya pendapatan kita.
  5. Jika memungkinkan, tulis semua item pengeluaran dan pendapatan.
  6. Buatlah budget bulanan, dan berusahalah untuk selalu komitmen dengan apa yang dibuat.
  7. Komunikasikan semua rencana keuangan keluarga dengan semua anggota keluarga
(source image and article: google.com)
Mengatur uang lebih dari sekadar membuka rekening tabungan. Kepiawaian Anda dalam mengatur uang harus mencakup hal-hal kecil yang terkadang tidak terpikir. Apa saja? Berikut adalah tujuh cara pintar mengatur uang, seperti dilansir Allwomenstalk.

  1. Jangan terlalu sering pergi. Anda mungkin akan terkejut ketika tahu berapa uang yang telah Anda habiskan ketika hang out. Jadi, batasi acara jalan-jalan Anda keluar, semisal sekali seminggu.
  2. Memotong kebutuhan yang tidak perlu. Periksa semua tagihan yang Anda dapatkan setiap bulan. Adakah kebutuhan yang tidak terlalu penting? Misalnya, Anda memasang WiFi di rumah dan ternyata jarang menggunakannya. Maka, sebaiknya berhenti berlangganan dan simpan uang Anda untuk kebutuhan lain yang lebih penting.
  3. Membuka rekening tabungan. Salah satu cara terbaik untuk mengatur uang adalah dengan membuka rekening tabungan. Kemudian Anda bisa menyisihkan sedikit uang dari gaji bulanan untuk ditabung ke bank. 
  4. Menghindari pembelian kecil. Hindari pembelian barang-barang kecil yang sebetulnya tidak Anda butuhkan, seperti membeli camilan, ngopi, dan tetek bengek lainnya. Ini mungkin sulit pada awalnya, tetapi Anda harus bersabar.
  5. Berpikir sebelum membeli. Sebelum membeli suatu barang, tanyakan ini pada diri Anda "Apakah saya benar-benar membutuhkannya?". Atau jika tidak, ulangi pertanyaan ini "Mampukah saya membelinya sekarang?" Berpikirlah sebelum Anda membeli sebuah barang.
  6. Meninggalkan kartu kredit di rumah. Meninggalkan kartu kredit di rumah adalah cara paling bijaksana untuk menghemat pengeluaran. Bawalah kartu kredit ketika itu memang dibutuhkan. Jika tidak, biarkan saja itu tersimpan dengan aman di rumah.
  7. Mencari diskon. Ini tips terakhir yang bisa Anda lakukan untuk menghemat keuangan. Ketika berbelanja, pastikan Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk menunggu diskon. Biasanya, bulan-bulan tertentu, seperti tahun baru dan hari raya besar, memberikan banyak penawaran sale dengan harga cukup miring. Lumayan!
(source: http://www.merdeka.com/gaya/7-cara-pintar-mengatur-uang.html)
Terlepas dari dimana kita berada, dalam hidup ini kita semua dapat belajar sesuatu tentang uang dan bagaimana untuk lebih mempersiapkan masa depan kita. Terutama ketika kita melihat bahwa rata-rata tingkat hutang nasional meningkat dan menurunnya jumlah kesiapan tabungan. Artikel ini dapat menempatkan anda kembali kejalur menuju kehidupan yang lebih memuaskan dan meraih kebebasan finansial.

1) Mengotomatiskan Investasi Anda. Pengalaman telah membuktikan bahwa saat kita secara sadar berinvestasi yang dimulai dengan niat baik dan kemudian gagal total beberapa bulan kemudian. Jika anda dapat mengotomatisasi tabungan , apakah dengan menggunakan dana pensiun atau pemotongan langsung dari rekening anda, Anda akan finis didepan. Kuncinya disini adalah jika anda tidak melihatnya maka anda tidak akan menyadarinya dan anda tidak akan melewatkannya. Beberapa dari pemotongan ini akan mengurangi penghasilan kena pajak anda dan menghemat lebih lanjut tentang pajak. Aturan praktis yang baik adalah untuk menyisihkan 10% dari penghasilan anda.

2) Properti. Jika anda belum melakukannya, membeli rumah!  Menyewa rumah hanya akan membuat pemilik rumah bertambah kaya. Terlepas dari apa pasar yang tersedia ,segera memiliki properti adalah salah satu investasi jangka panjang terbaik yang bisa anda lakukan. Ia juga memiliki banyak keuntungan termasuk pemotongan untuk bunga kredit rumah. Harga properti akan selalu naik. Orang akan selalu membutuhkan atap di atas kepala mereka. Miliki kredit rumah standart berjangka waktu 10 tahun.

3) Asuransi Medis dan Asuransi Jiwa. Anda perlu memiliki mereka, jika anda berpikir tidak bisa meminta pertolongan finansial ketika sesuatu yang tidak terduga terjadi. Kalau anda mencintai keluarga, mereka memiliki perlindungan. Beli asuransi  jiwa selama 20 tahun yang akan memberikan cakupan baik dan jika anda mengikuti semua tips ini maka anda tidak akan perlu apa-apa di luar itu. Seluruh hidup hanya akan membuat agen asuransi anda kaya dan benar-benar tidak pernah membangun nilai apapun untuk biaya besar yang anda keluarkan. Asuransi jiwa berjangka dapat dibeli murah saat ini dan memberikan manfaat besar. Pilih asuransi dengan nama besar karena mereka akan selalu ada selama bertahun-tahun kedepan.

4) Jangan pernah membeli mobil baru. Ini adalah fakta bahwa mobil baru kehilangan 25-30% dari nilai mereka saat anda meletakkannya di tempat parkir. Biarkan orang lain yang membayar biaya penyusutan itu dan cukup miliki sebuah mobil bekas. Dengan kemajuan teknologi terbaru, mobil dapat dengan mudah berjalan sejauh 150.000 kilometer  atau lebih. Sebuah mobil dengan pemakaian 30.000 Kilometer akan menghemat tidak hanya biaya awal tetapi juga pada asuransi dan pajak. Juga melakukan pencarian tambahan sebelum membeli mobil. Lihat  skor kredit anda dan lihat apa anda memenuhi syarat untuk pinjaman.

5) Keluar dari utang. Saya meletakkan susunan tips investasi ini menurut apa yang dibutuhkan untuk membayar diri anda terlebih dahulu. Jika dililit dengan utang, sangat banyak lembaga non nirlaba  yang akan melakukan negosiasi ulang utang anda atas nama Anda. Fokus dengan rencana untuk mendapatkan utang berbunga tinggi lunas. Jadilah bijaksana dengan pembelian anda, apakah anda benar-benar membutuhkan 60 inci tv 3D,  BMW dan hal lain dimana anda sendiri tidak mampu membayarnya. Guntinglah semua kartu tetapi  sisakan satu (untuk keadaan darurat anda harus memiliki 1 kartu kredit) dan tidak ada kartu diskon toko. Seluruh tujuan dibalik kartu diskon toko adalah untuk membujuk anda untuk membeli dan membayar lebih banyak. Kakek saya mengatakan satu nasehat terbaik “jika anda tidak mampu, jangan membelinya.” Satu pinjaman yang terbaik untuk dimiliki adalah kredit rumah.

6) Jangan pernah meninggalkan pekerjaan tetap. Jika anda kebetulan meninggalkan pekerjaan saat ini, tinggalkan hubungan baik disana. Cari pengganti jika waktunya memungkinkan. Ini akan menempatkan anda dalam kesan yang baik dengan mantan manajemen  perusahaan tempat anda dulu bekerja dan dapat menghasilkan referensi yang baik, pekerjaan lain, panggilan balik untuk lebih banyak menghasilkan uang, dll. Jangan pernah meninggalkan kesan yang buruk. Karena hal ini juga tidak baik dalam Karma. Jangan takut untuk meminta bantuan sekali-sekali. Karma adalah aturan-besar di sini ketika anda membantu orang lain, Anda secara tidak sengaja akan membantu diri anda sendiri.

7) Beramal. Setelah anda melakukan hal diatas, cukup adil jika anda membantu orang lain yang kurang beruntung dibandingkan diri anda. Terlepas dari keyakinan anda ketika menyumbangkan waktu dan uang untuk membantu orang lain, Anda secara tidak sengaja akan membantu diri anda sendiri. Anda akan merasa lebih bahagia. Juga, aturan utamanya adalah Karma dimana ketika anda memberikan sesuatu maka anda akan mendapatkan kembali lebih banyak dari apa yang anda berikan. Luangkan waktu untuk membantu orang lain. Bahkan jika itu hanya 1 jam seminggu, Anda akan membantu memperbaiki kehidupan orang lain. Berjiwa sosial akan membuat hidup anda menjadi  jauh lebih baik.

(source image: google.com)
(source article: http://www.permatabank.net/) 
Jika anda ingin kaya secara finansial, anda harus pintar-pintar mengatur keuangan pribadi anda, karena tanpa pengaturan yang baik anda tidak akan pernah menjadi kaya. Berikut ini beberapa tips untuk mengatur keuangan pribadi.

  • Bagi pendapatan bisnis / gaji anda menjadi pos-pos. Contohnya saya membagi pendapatan saya menjadi beberapa bagian, antara lain : Pengeluaran sehari-hari (50%), Kesenangan (10%), Pendidikan (10%), Amal (10%), Pengeluaran Tak Terduga (10%), Investasi (10%). Dengan membagi menjadi pos-pos maka anda tidak akan sembarangan membelanjakan uang anda. Pada saat anda menerima pendapatan / gaji, ada baiknya anda langsung bagi ke rekening tabungan sesuai pos masing-masing. Ini membuat anda tidak boros.
  • Jangan mengeluarkan uang untuk kesenangan secara kredit. Jangan pernah membeli mobil pribadi dengan kredit, handphone, dan lainnya. Anda hanya diperbolehkan menggunakan kredit untuk urusan bisnis yang sudah anda tahu duitnya mau diputar dimana.
  • Catat pengeluaran anda setiap hari. Minimal setiap hari sediakan waktu 15-20 menit untuk mencatat pengeluaran anda. Mungkin awal-awal akan memakan waktu yang agak lama, tapi seiring waktu berjalan anda akan makin cepat mengerjakan hal tersebut.
  • Investasi yang anda lakukan bisa merupakan tabungan yang anda tidak akan ambil sampai tua. anda terus menabung uang tersebut dan hanya diperbolehkan mengambil bunganya saja.
Mungkin itu kira-kira beberapa tips untuk mengatur keuangan pribadi. Semoga tips ini bisa dipraktekkan dan memberi manfaat.

(source image: google.com)
Mengatur keuangan memang menjadi satu kegiatan yang agak tricky. Terlihat dan terdengar mudah, tapi begitu dipraktikkan hasilnya tidak jauh berbeda. Namun begitu, bukan berarti kita bisa menyerah begitu saja.

Untuk mengendalikan pengeluaran, cobalah untuk membuat suatu anggaran dengan nilai nominal yang masuk akal dan sesuai kebutuhan. Maksudnya, cobalah untuk melihat selama bulan-bulan sebelumnya, misalnya kebutuhan belanja bulanan adalah sebesar Rp 500 ribu, maka di bulan-bulan selanjutnya jangan sampai melebihi angka tersebut. 

Untuk dikombinasikan dengan anggaran, cobalah untuk mulai mencatat pengeluaran sehari-hari. Dari yang paling kecil hingga yang paling besar.

Jika kita sudah menggunakan handphone yang bisa terhubung ke internet, maka pencatatannya bisa lebih mudah. Abi tidak perlu lagi membawa buku catatan. 

Manfaatkan layanan pencatatan keuangan gratis. Dari pencatatan ini, kita akan tahu pengeluaran mana yang nilai ternyata terlalu besar dan masih bisa dikurangi.

Selain itu, cobalah untuk mulai menetapkan target keuangan yang ingin dicapai di masa depan. Misalkan, kita ingin membeli rumah atau mobil. Dengan adanya target seperti ini, mindset kita tentang mengatur pengeluaran akan menjadi teratur dan terkendali.

Demikian beberapa solusi sederhana, semoga dapat membantu.

(source: finance.detik.com)
Resolusi di identikkan dengan target atau perencanaan di waktu yang akan datang, biasanya tahun baru. Sering terdengar, apa resolusi keuanganmu di tahun depan? Seebelum kita membuat resolusi baru, ada baiknya kita mengecek kembali apa saja resolusi yang sudah dilakukan di tahun ini. Apakah sudah bagus sesuai keinginan, atau tidak. Perbaikan apa yang akan dan harus kita lakukan di waktu yang akan datang.

Hutang. Yang harus selalu kita cek kembali di waktu yang lalu apakah kita membuat atau menambah hutang baru? Terutama kartu kredit. Selama hutang itu produktif tidak masalah, kecuali kita kesulitan membayar cicilannya. Sedangkan hutang kartu kredit identik dengan hutang yang konsumtif, harus segera dilunasi. Rasanya percuma kita menabung di Bank dengan bunga 2 - 3% atau deposito bunga 6% pertahun atau investasi reksadana dengan potensi investasi antara 10-25% pertahun, kalau tetap saja harus bayar hutang kartu kredit 4% per-bulan atau 48% per-tahun.

Dana Darurat. Punya dana darurat atau saving? Coba di cek terpakai atau tidak. Seandainya terlanjur terpakai, usahakan untuk mencicilnya kembali. Demi masa yang akan datang.

Asuransi. Pernah terfikir untuk memilikinya? Apapun jenisnya, pastikan dalam keadaan baik dan preminya lunas. Ada beberapa jenis asuransi yang (mungkin) perlu kita miliki, antara lain asuransi aset seperti rumah dan kendaraan, asuransi kesehatan, ataupun asuransi jiwa. Cek kembali apakah asuransi dari kantor sudah cukup. Fikirkan asuransi tambahan jika memungkinkan.

Investasi. Investasi dengan logam mulia atau emas bisa menjadi pilihan. Karena apapun jenis dan bentuk investasi kita, yang harus dipantau nilainya apakah naik atau turun. Bagaimana dengan tanah? Saya yakin sama dengan emas.

Tujuan Keuangan Jangka Panjang. Ini penting untuk selalu kita cek. Pertimbangkan faktor inflasi pada keuangan yang dimiliki. Dana pensiun, misalnya.


Surat Wasiat dan Perencanaan Warisan. Dengan menabung dan berinvestasi setiap bulan, berjalan dengan bertambahnya aset dan juga hutang, ada baiknya kita juga memikirkan tanggungjawab hukum dan pembagian harta jika kita sudah tidak ada lagi nanti. Apakah anak-anak kita sudah cukup dewasa dan cakap secara hukum sehingga bisa menerima harta warisan tersebut. Apakah ada wali yang ditunjuk jika mereka belum cakap hukum.

(source article: various) 
(source image: google.com)